Minggu, 14 Juni 2015

7 Makanan ini dapat mengeluarkan racun dari darah

Merdeka.com - Tubuh memiliki sistem detoksifikasi sendiri. Ginjal, hati, usus, paru-paru, dan kulit adalah sistem saringan utama tubuh. Dengan mengonsumsi makanan yang tepat, Anda dapat membantu organ-organ internal Anda untuk menyaring lebih banyak racun dari aliran darah Anda. Berikut adalah tujuh makanan yang dapat mengeluarkan racun dari darah, seperti dilansir care2.com.

1. Apel

Karena apel tinggi pektin, sejenis serat yang mengikat kolesterol dan logam berat dalam tubuh, buah ini bisa membantu menghilangkan racun dari aliran darah dan juga membersihkan usus.

2. Alpukat

Alpukat dapat membantu menurunkan kolesterol dan melebarkan pembuluh darah, serta mengeluarkan racun dari tubuh. Alpukat mengandung nutrisi yang disebut glutathione, yang dapat memblokir setidaknya tiga puluh karsinogen yang berbeda dari tubuh.

3. Kubis

Kubis mengandung banyak senyawa anti-kanker dan antioksidan, yang dapat membantu hati memecah kelebihan hormon. Kubis juga membersihkan saluran pencernaan dan menetralisir beberapa senyawa jahat yang ditemukan dalam asap rokok.

4. Seledri

Seledri dikenal sebagai pembersih darah dan mengandung banyak senyawa anti-kanker, yang dapat membantu detoksifikasi sel-sel kanker. Seledri juga dapat membantu mendetoksifikasi tubuh dari zat yang ditemukan dalam asap rokok.

5. Bawang putih

Anda bisa mengonsumsi bawang putih untuk membersihkan bakteri berbahaya, parasit usus dan virus dari tubuh, terutama dari darah dan usus.

Bawang putih juga membantu membersihkan penyumbatan di arteri dan memiliki sifat anti-kanker, serta mengandung antioksidan yang dapat membantu detoksifikasi zat berbahaya dari tubuh.

Selain itu, bawang putih juga bisa membersihkan saluran pernapasan dengan mengeluarkan lendir di paru-paru dan sinus.

6. Lemon

Lemon adalah makanan yang dapat mengeluarkan racun dari hati. Buah ini mengandung banyak vitamin C, vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat zat penting yang disebut glutathione. Glutathione membantu hati mendetoksifikasi bahan kimia berbahaya dari darah.

7. Selada air

Selada air bisa meningkatkan enzim detoksifikasi dan melawan pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh. Dalam sebuah studi di Norwich Food Research Centre di Inggris, perokok yang diberi 170 gram selada air per hari bisa mengeluarkan lebih banyak karsinogen dalam urine mereka.

Inilah tujuh makanan yang bisa membantu Anda membersihkan racun dari aliran darah Anda. Selamat mencoba!

sumber by : http://www.merdeka.com/sehat/7-makanan-ini-dapat-mengeluarkan-racun-dari-darah.html

Jumat, 05 Juni 2015

5 Sifat Wanita Dilihat Dari Cara Duduk


Biasanya kaum lelaki selalu memperhatikan bentuk tubuh dari perempuan tetapi sebenarnya masih banyak hal lain yang perlu diperhatikan pada perempuan.
Salah satunya adalah mempelajari sikap duduknya karena dengan melihat posisi kakinya saat dia duduk maka anda bisa mengetahui kepribadiannya.
Lihat posisi kakinya secara samar dan seksama karena biasanya gaya duduk tidak segaja diatur tapi dilakukan secara alamiah atau tidak sadar. Jadi tidak ada salahnya anda simak beberapa rahasia posisi duduknya agar anda bisa melihat prilaku tersembunyi di balik segala sikapnya pada anda selama ini.

1. Bila dia duduk manis dengan tangan diatas lutut atau diatas kedua paha
Maka mengindikasikan bahwa perempuan ini memiliki sifat kekanak-kanakan. Perempuan ini adalah seorang pengkhayal sejati, senang melamun hal-hal yang romantis dan seksi. Karena perempuan ini sangat romantis dan sangat memuja cinta sehingga mudah terbuai dengan anggan-anggannya.
Apalagi jika diminta menjadi pasangan dari seorang lelaki tampan yang saat melamar dengan membawa sekotak berlian maka hatinya akan berbunga-bunga dan terbang melawang di awan cinta.
Tetapi pada dasarnya perempuan yang memiliki gaya duduk manis memiliki sifat jujur dalam berbagai hal termasuk jika dia merasakan bosan saat melihat ada lelaki yang lebih borju dari kekasihnya. Perempuan ini juga bertipe terbuka, terutama untuk urusan busana yang semakin minim busana yang dikenakannya makin jelas apa yang diingininya. Dia ini juga tergolong perempuan yang kreatif, apalagi untuk urusan lelaki yang akan mendapatkan limpahan cintanya. Perempuan yang senang duduk manis juga tergolong perempuan yang penuh sensasi untuk urusan ranjang, dia terkenal dapat memberikan kreasi-kreasi sensual saat bercinta untuk memberikan kepuasan maksimal pada pasangannya. Karena itu sifatnya hangat dan mudah beradaptasi dalam segala situasi. Tapi dia juga terkenal cemburuan, apalagi jika kemauannya diacuhkan padahal dia merasa dirinya sudah banyak berkorban.

2. Perempuan yang duduk kaki sejajar biasanya duduk dengan seluruh tubuh bersandar ke kursi dan posisi kaki sejajar serta tertata rapi
Menunjukkan bahwa dia adalah tipe perempuan yang hangat di tempat tidur karena seluruh auranya dipenuhi dengan gairah. Biasanya dia tidak segan melakukan apa saja untuk memuaskan pasangannya karena dia tipe pejuang yang tinggi untuk urusan cinta. Karena dia bukan tipe perempuan yang mudah menyerah, apalagi jika dia mengetahui lelaki yang telah mengambil cintanya berbalik menarik-ulur cinta dengannya. Sebuah penolakan saja tidak akan membuatnya malu, apalagi mundur karena dia akan merasa puas, apabila apa yang sudah dalam genggamannya akan dikerjakan dengan tuntas.
Memang perempuan yang duduk dengan kaki sejajar terkenal agresif sehingga sering teledor dan meninggalkan urusan lain yang menurutnya tidak penting. Jadi tidak heran jika dia akan melakukan kecerobohan dalam langkahnya. Tetapi perempuan ini tidak mudah dirayu, apalagi rayuan gombal. Apabila dia telah mengambil keputusan maka dia tidak ingin ada seorang pun yang menentangnya.

3. Jika perempuan senang duduk mengundang dengan posisi kaki terbentang lebar sehingga seperti mengundang orang-orang sekitarnya untuk memandang daerah samar di dalam pahanya yang mulus
Itu maka menandakan bahwa dia merupakan tipe perempuan yang selalu ceria, mudah bergaul dan seorang penggoda tulen. Seringkali penampilannya membuat dada lelaki berdegup keras dengan fantasi sensual yang dapat melambungkan pikirannya ke hal-hal yang terlarang. Tapi jika dia tahu penampilannya dianggap serius maka dia dapat berubah menjadi perempuan yang jutek dan ketus. Kesannya seperti jinak-jinak merpati saja.
Sebenarnya perempuan yang senang ‘mengundang’ birahi lelaki ini tidak tahan dilanda kesepian. Dia menginginkan ada seseorang lelaki yang selalu siap menghangatkannya setiap waktu. Emosinya pun mudah terhanyut ke hal-hal yang romantis karena perasaannya itu terlalu melankolis dan terkesan mendayu-dayu. Apalagi jika dia mengetahui anda memberikan perhatian besar maka perasaan melankolisnya itu akan berubah sekejap ke arah yang lebih ‘mengundang’ lagi.

4. Perempuan yang senang duduk di pinggiran kursi / ujung kursi dengan posisi kaki yang tertata rapi
maka tergolong perempuan yang bijaksana dan baik hati. Biasanya dia tidak segan membantu orang yang memerlukannya. Dia juga termasuk orang yang mudah percaya dengan janji-janji tanpa perlu pembuktian. Hal ini mengakibatkan perempuan ini sering tertipu dan mudah termakan rayuan gombal para lelaki buaya. Karena cukup dengan kata cinta dan janji pernikahan saja sudah dapat membuatnya lupa daratan karena kasmaran.
Perempuan ini juga termasuk orang yang peka dan mudah bereaksi cepat jika dia tahu ada lelaki yang memberikan perhatian lebih kepadanya. Apalagi perempuan ini tergolong orang yang tidak tega menolak cinta sehingga terkesan perempuan gampangan dan karena itu dia sering terperangkap dalam masalah yang akan disesalinya setelah melihat kehidupan yang nyata.

5. Perempuan yang duduk menyilang dengan kaki saling tumpang tindih dengan lutut dan menjatuhkan tungkainya yang jenjang
Menandakan bahwa dia adalah seorang yang memiliki pendirian teguh, tidak mudah tergoda dan tertipu oleh rayuan-rayuan gombal oleh kaum lelaki mana pun. Dia sangat fasih dalam melihat cinta yang gombal dan cinta mana yang dapat diandalkannya. Biasanya dia juga sangat jeli mengukur ketebalan dompet lelaki yang memujanya, apalagi uang lelaki itu hasil jerih payahnya sendiri atau minta kepada orang tuanya.
Tipe perempuan ini termasuk yang sangat concern atau hati-hati dalam menguji dan mengkalkulasi segala keuntungan yang akan dia dapatkan sebelum membuat keputusan. Apalagi dia termasuk perempuan yang tidak mau menyesal ataupun me-revisi kekurangan-kekurangan pasangannya nanti. Begitu dia yakin pasangannya dapat diandalkan maka dia tidak akan ambil pusing lagi untuk jatuh ke dalam dekapannya.
Tapi dia juga merupakan perempuan yang anti diberi nasihat. Karena dia merasa bahwa dirinya paling benar dalam urusan apapun. Sehingga dia tergolong orang yang egois dan sangat mementingkan dirinya sendiri. Tapi jika pasangannya dapat memberikannya kehidupan yang makmur seumur hidupnya maka dia tidak peduli usia pasangannya lebih tua atau muda sehingga dia akan tetap mau dinikahi juga. Tapi bukan berarti dia seorang materialistis sejati tapi sebenarnya dia adalah tipe perempuan yang berpendirian dan tidak mudah goyah dengan godaan-godaan yang akan membuat dirinya tidak percaya diri dengan lelaki pilihannya. Karena dia seorang perempuan yang terkenal sabar dan rajin dalam melakukan kegiatan-kegiatannya.
Jadi memang sulit saat anda ingin memilih pasangan tapi anda tidak bisa melihat sifat dan prilaku perempuan hanya dari sikap duduknya saja. Hal yang lebih utama adalah melihat dari kepribadiannya sehari-hari saat bersama anda. Hal itulah yang seharusnya diperhitungkan dan dijadikan bahan pertimbangan apakah dia pantas dijadikan isteri dan ibu dari anak-anak anda kelak atau hanya sebatas pasangan bersenang-senang saja.



Sumber : http://www.beritaunik.net/tips-trik/5-sifat-wanita-dilihat-dari-cara-duduk.html

Kamis, 04 Juni 2015

Tips Cara Membuat Otak Terang dan Cemerlang

BeritaUnik.net – Otak merupakan salah satu bagian tubuh yang penting karena memuat berbagai pusat yang mengatur tubuh. Tapi ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk membantu menyehatkan otak sehingga tetap terang dan cemerlang.
Untuk membuat otak tetap sehat dibutuhkan asupan makanan yang bisa meningkatkan otak serta melakukan beberapa latihan atau kegiatan yang dapat menjaga fungsi kognitif dari otak.
Berikut ini beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk menyehatkan organ tubuh otak :
Memberikan makanan yang baik untuk otak
Lebih dari setengah bagian otak terdiri dari lemak, karenanya lemak sangat dibutuhkan oleh otak untuk mempertahankan ketajaman berpikir dan berfungsi dengan baik.
Lemak yang dibutuhkan seperti asam lemak omega-3 yang penting untuk fungsi dan perkembangan kognitif otak, serta penggunaan lemak baik seperti minyak zaitun atau minyak canola.
Selain lemak, sayuran hijau juga bisa membantu melindungi otak dari penyakit Alzheimer dan demensia (kepikunan). Berdasarkan studi tahun 2009 yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Neurology menunjukkan bahwa bayam dan sayuran hijau lain yang mengandung folat bisa menangkal demensia dan kondisi penurunan kognitif lainnya.
Makanan dan minuman lain yang bisa meningkatkan kinerja otak adalah blueberry, blackberry, jus anggur ungu, apel, kayu manis dan sayuran seperti brokoli serta kembang kol.
Melenturkan otak
Dr Gayatri Devi selaku ahli saraf menyarankan msyarakat untuk melakukan aktivitas beragam sehingga bisa merangsang bagian otak lain yang mengarah pada kesehatan kognitif secara lebih baik dan menyeluruh.
Kegiatan yang bisa dilakukan adalah melakukan sudoku, lalu beralih ke soal matematika, mendengarkan musik klasik, menari, bermain tenis atau bersosialisasi dengan orang-orang. Beragam kegiatan ini akan menjaga otak dengan baik dan melatih otak agar tidak hanya satu bagian saja yang aktif.
Melakukan olahraga
Dr Devi menuturkan salah satu cara untuk membuat otak menjadi sehat adalah melalui latihan atau olahraga, karena latihan bisa membuat tubuh bekerja dengan baik dan fungsi kognitif menjadi lebih baik.
Dengan mendapatkan aktivitas fisik yang baik akan meningkatkan asupan oksigen dalam otak, memelihara sel-sel otak serta meningkatkan pertumbuhan sel saraf yang baru. Lakukanlah olahraga seperti aerobik 3-5 kali dalam seminggu.

http://www.beritaunik.net/tips-trik/tips-cara-membuat-otak-terang-dan-cemerlang.html


Rabu, 03 Juni 2015

Tengok Kepribadian dari Bentuk Kuku, Anda yang Mana?

1. Vertikal dan memanjang
Anda cenderung romantis!
Anda lebih sering mempergunakan otak kanan dan sangat imajinatif. Anda juga sangat teliti dan kreatif. Tapi, Anda cenderung mudah terpengaruh oleh keadaan sekitar dan mudah diperdayai. Maka dari itu sebaiknya Anda lebih berhati-hati. Anda akan sulit beradaptasi atau memahami maksud orang-orang yang lebih menggunakan otak kiri dan logika. Bukan tidak mungkin jika Anda dan orang tersebut akan berakhir dalam konflik.
2. Melebar ke samping
Anda sangat mengandalkan teori dan cenderung mudah gusar.
Otak kiri Anda lebih dominan dan Anda sangat pandai berbicara. Anda selalu dapat mengungkapkan apa yang dipikirkan dengan kata-kata yang tepat. Hal ini menyebabkan orang-orang menganggap Anda sangat lugas dan tanpa basa-basi. Meski begitu, Anda cenderung tidak sabaran dan mudah marah, jadi ada baiknya jika Anda belajar untuk mengendalikan diri sedikit demi sedikit. Anda bisa kehilangan kesabaran jika berhadapan dengan orang dengan kecenderungan otak kanan yang lebih menggunakan hati ketimbang kepala mereka.
3. Bulat telur
Anda santai dan cenderung pasif.
Anda adalah tipe yang mengalir tanpa beban dan melakukan segala sesuatunya dengan cara Anda sendiri. Anda sangat mudah bersosialisasi dan selalu muncul sebagai penengah jika ada yang berseteru. Kepribadian Anda yang menyenangkan membuat Anda mudah disukai banyak orang. Tapi seringkali Anda juga dianggap sebagai pribadi yang gampangan, jadi sebaiknya Anda berhati-hati membawa diri agar teman-teman tidak kehilangan kepercayaan. Dibandingkan dengan tipe pribadi yang lain, Anda relatif mudah bergaul dengan tipe kepribadian apa pun.

4. Kotak
Anda serius dan keras kepala.
Anda tekun dan pemberani. Bentuk kuku kotak umumnya dimiliki oleh pria. Keseriusan Anda adalah hal yang patut diacungi jempol. Tapi sifat keras kepala dan tidak fleksibel Anda bisa menodai semua kebaikan perilaku Anda. Cobalah untuk mengurangi sifat keras kepala dan jadi lebih fleksibel agar Anda lebih mudah meraih apa yang diinginkan.
5. Segitiga
Anda si Jenius yang sensitif.
Anda selalu muncul dengan ide-ide segar dan cermat memperhatikan detail yang terlewat oleh rekan Anda. Orang yang memiliki kuku segitiga ke dalam terkadang suka memaksakan kehendak, sementara orang dengan kuku segitiga ke luar sangat sensitif dan kurang bisa menolerir orang-orang yang menurut Anda kurang bijak. Mereka agak terganggu dengan orang-orang yang terlalu nyaman melakukan segala sesuatu dengan cara mereka sendiri.
6. Menyerupai almond
Anda setia dan jujur.
Anda memiliki imajinasi luar biasa, baik hati, dan selalu tulus pada orang lain. Anda sangat sopan, tapi kurang bertoleransi dan cenderung mudah gusar saat berhadapan dengan hal-hal yang tidak disukai. Ada baiknya untuk menepi sejenak dan mendinginkan pikiran jika sedang emosi agar Anda bisa kembali melihat masalah dari sisi yang berimbang.
7. Menyerupai pedang
Anda seorang idealis yang ambisius.
Anda tidak segan bekerja keras untuk mewujudkan impian. Anda akan melakukan apa pun yang bisa membantu mencapai keinginan, meskipun Anda tidak menyukai hal tersebut. Sayangnya, Anda kurang bisa bekerjasama dengan orang lain. Anda cenderung kesal dan tidak sabaran menghadapi orang yang Anda anggap terlalu santai dan tidak bisa mengikuti irama kerja Anda. Akan lebih baik jika Anda belajar untuk bekerjasama dengan orang lain.

www.liputan6.com


Sabtu, 12 Juli 2014

lelaki shalih



Assalamualaikum Ahlan wasahlan Rakhimakumullah sahabat ku yang dimuliakan Allah kali ini nirina akan membahas wacana temanya adalah lelaki dambaan surga selamat membaca :^^
Lelaki shalih senantiasa bercermin terhadap sunnah dan Al Quran yang sudah diwariskan oleh Rasulullah saw ketika beliau wafat.terhadap apa apa yang telah diperintahkan oleh Allah swt taat kepada hukum Allah dan mencontoh prilaku Rasulullah saw.
Ciri – ciri lelaki shalih :
1.Memiliki akhlakul kharimah
Memiliki akhlakul kharimah atau akhlak yang baik,sopan dalam berucap,santun dalam bersikap,berfikir dalam dalam sebelum bertindak karena akal yang baik maka ia dapat berfikir dengan proses yang baik pula berfikir sesuai dengan Aqidah islam yang ia miliki berfikir secara mustanir (cemerlang) atas sebab dan akibat tentunya dengan landasan aqidah islam tadi.
Rasulullah saw bersabda “Orang mukmin yang paling sempurna imannya aialah mereka yang paling baik akhlaknya “ HR.Ahmad.
2. seorang penuntut ilmu
            Allah suka dengan laki – laki dan perempuan yang menuntut ilmu baik ilmu yang bermanfaat di dunia dan juga di Akhirat tapi utamakanlah yang di Akhirat karena kamu akan mengetahui banyak hal betapa pentingnya ilmu yg kalian miliki sebagai bekal di Akhirat.
Rasulullah saw bersabda “Barang siapa yang menempuh jalan untuk menempuh suatu ilmu maka Allah akan memudahkannya ke jalan menuju surga “ (HR.Tarmidzi )


Rasulullah saw bersabda :
Mencari ilmu ialah wajib bagi setiap muslim laki – laki maupun muslim perempuan “(HR.Ibnu Abdil Barr)
Gemar membaca Al Quran :
Kecintaannya kepada Rab nya ditunjukkan pula kecintaan terhadap wahyu yang diturunkannya lelaki shalih gemar membaca dan mengamalkan isi dari pada Alquran tersebut.
3.mencintai dan memuliakan istrinya
Adab lelaki shalih di mata keluarga :
Lelaki shalih tidak pernah mengeluh meskipun beban berat  keluarga berada dipundaknya baginya karunia Allah sangatlah luas itulah keyakinannya sehingga ia tak kenal kata putus asa dalam menjalani kehidupan berumah tangga , kebahagiaannya ketika melihat senyum dan doa di mata seorang istri cukuplah baginya menghilangkan lelah bekerja sepanjang hari.
Lelaki shalih ialah mampu menjadi imam yang baik , senantiasa memimpin saat beribadah tiba bagi keluarganya mengajak beribadah keluarganya dan melaksanakan shalat berjamaah karena ia tahu itu keutamaannya shalat bagi yang sudah berkeluarga.
Tentu faham agama dapat menjadi seorang penasihat yang baik bagi keluarganya(itri juga anak anaknya) nasihatnya senantiasa berlandaskan pada akidah islam yang ia yakini.
Lelaki shalih tahu bagaimana memperlakukan istri muslimah secara baik,dengan menjaga perasaaan istrinya (baik saat didalam rumah maupun diluar rumah) dia tak tega menyingggung perasaan istrinya  apalagi sampai menyakitinya karena lelaki shalih tahu betul bagaimana memperlakukan baik istrinya apalagi sampai memukulnya nauzubillah summa nauzubillah.
“lelaki shalih tahu menghadapi istri yang sedang marah”
Tentunya ia akan senatiasa bersabar dalam menasihati secara lembut namun dengan kata kata yang tegas.
Mampu bersikap mesra terhadap istrinya :
Suatu ketika Aisyah dan Rasulullah berselisih faham namun rasulullah tak emosi dalam menghadapi Aisyah :
Ketika sedang marah kepada Aisyah Rasulullah berkata :
“Tutuplah matamu !” kemudian Aisyah menutup matanya dengan perasaan cemas lantaran takut dimarahi oleh Rasulullah ,Nabi berkata “mendekatlah !” Tatkala Rasulullah mendekat,Rasulullah memeluk Aisyah sambil berkata “humairahku(panggilan mesra rasulullah kpd asiyah)telah pergi marahku setelah memelukmu”
Tidak pernah ada kalimat kasar dan menyakitkan dalam rumah tangga Rasulullah saw bahkan Rasulullah memencit hidung Aisyah sambil tersenyum dan berkata “wahai Aisyah bacalah doa”wahai Tuhanku Ampunilah dosa dosaku hilangkanlah kekerasan hatiku lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan (HR.Ibnu sunni)
Rasulullah saw bersabda :
“Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah  yang paling baik akhlaknya ,lelaki yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik terhadap istri kalian (HR.Tarmidzi dan Ibnu Hibban.)
Demikian pula yang dilakukan oleh lelaki shalih tentu nya ia dapat memperlakukan istrinya ketika sedang marah sekalipun dengan tetap santun dalam bersikap bahkan menjaga keserasian dan ucapan yang baik.:)

Subhanallah kapan ya punya suami shalih seperti ini  Mudah mudahan Aaamiin Allahumma Aamiin ^^

Kamis, 10 Juli 2014

SEGERALAH MENIKAH ^^

MARI SEGERA NIKAHKAN PUTRA-PUTRI KITA
Oleh Ustadz Aunur Rofiq Ghufron, Lc
(Majalah Al Mawaddah edisi ke 4 tahun ke 2 halaman 25 – 29, kami copy dari status seorang teman)
Anak adalah karunia dari Alloh subhanahu wa ta'ala. Orang tua yang dikaruniai anak tentu akan merasa gembira, dan akan bersedih bila tidak memiliki anak.
Selain sebagai karunia, anak juga termasuk amanat dari Alloh subhanahu wa ta'ala agar dididik dan dipelihara. Sehingga apabila akhlak anak baik, orang tua pun ikut senang dan mendapat pahala; sebaliknya bila akhlaknya jelek, bukan hanya anak saja yang celaka, orang tua pun juga ikut sengsara. Orang tua bertanggung jawab penuh dalam mendidik anak-anaknya, terlebih lagi saat menjelang usia baligh atau ketika sudah muncul rasa suka kepada lawan jenisnya. Karena itu, orang tua harus banyak tahu tingkah laku dan gerak-gerik putra putrinya.
Secara asal, anak itu lahir dalam keadaan fithroh, bersih dari dosa, lalu Alloh subhanahu wa ta'ala memberi amanat kepada orang tua untuk memelihara fithrohnya tersebut. Dari Abu Huroiroh Radhiyalahu 'anhu Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"setiap anak itu dilahirkan dalam keadaan fithroh. Lalu kedua orang tuanyalah ynag menjadikannya Yahudi atau Nasrani atau Majusi; sebagaimana binatang ternak yang melahirkan anaknya, apakah kamu melihatnya cacat hidung dan telinganya?" (HR. Bukhori 5/182)
diantara fithroh seorang manusia adalah butuh kepada pasangan hidup dari lawan jenisnya. Maka menikah, sebagaimana yang disyari'atkan Islam, merupakan jawaban atas tuntutan fithroh tersebut.
ANJURAN BERSEGERA MENIKAHKAN ANAK
Menikah termasuk bagian dari kebutuhan hidup manusia yang pokok setelah menginjak usia baligh dan memiliki keinginan terhadap lawan jenis. Sebagaimana hal ini juga dirasakan oleh para orang tua tatkala mereka masih muda. Dimana dan kapan saja yang diingat selalu lawan jenisnya.
Lalu, bagaimana perasaan kita sebagai orang tua yang apabila pada masa muda kita ingin menikah, namun dihalang-halangi oleh orang tua? Tentu kita akan merasa menderita, yang bisa jadi dampaknya kan berpengaruh terhadap aktivitas ibadah kita, lain halnya bila sudah menikah. Sebab, sebagaimana telah disinggung dimuka, menikah adalah tuntutan fithroh kita sebagai manusia.
Nah, karena tuntutan fithroh inilah kita sebagai orang tua hendaknya segera menikahkan putra putri kita, karena Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman:
Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.(QS an-Nur [24]: 32)
Imam Nawawi rahimahullah berkata: "disunnahkan agar segera menikah dengan wanita yang masih muda. Itulah tujuan menikah ynag sebenarnya, karena dia yang paling nikmat dan lebih sedap bau mulutnya, lebih menarik, paling indah pergaulannya, lucu bicaranya, cantik wajahnya, lembut kulitnya, menarik suami untuk bersikap lembut kepadanya" (Shohih Muslim, Syarh an-Nawawi 5/70)
Segera menikahkan anak merupakan bentuk belas kasih orang tua kepada anaknya. Dan orang tua yang mempunyai belas kasihan kepada anaknya, niscaya akan dibelas kasihani oleh anaknya kelak. Selain itu, dengan segera menikahkan anak, akan meringankan beban dan menenangkan jiwa anak, membendung anak berbuat zina dan maksiat lainnya.
JANGAN BIARKAN ANAK BERPACARAN
Pacaran adalah hubungan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahromnya sebelum menikah. Biasanya hal ini banyak dilakukan oleh sesama teman sekelas, atau sesama teman sekerja, atau lainnya ketika saling jatuh cinta dan tidak melalui jalur syari'at Islam. Kebiasaan yang mereka lakukan pada awalnya pandang-memandang, lalu sapa-menyapa, berlanjut surat menyurat atau SMS, tukar menukar foto, lewat telepon dan bertatap muka, menyepi, sentuh menyentuh, sampai pada puncaknya terjadi zina farji – Naudzu billahi min dzalik. Itu semua hukumnya haram berdasarkan al Qur'an dan hadist yang shohih.
Terkadang orang tua menganggap perkara ini biasa-biasa saja, sebagai sebuah persahabatan, atau bahkan senang bila anaknya melakukan itu dirumahnya, senang bila melihat anaknya dijemput laki-laki berkendaraan mobil atau sepeda motor. Padahal bila kita tilik ulang, sungguh hal itu amat besar dosa dan akibatnya. Karena itulah orang tua harus waspada dari tingkah laku anaknya, karena bila anak terjatuh dalam kemungkaran bisa jadi orang tua pun akan ikut merasakan siksaannya.(Baca QS al-Anfal [8]: 25)
BILAKAH PUTRA PUTRI KITA SIAP MENIKAH
Orang tua harus mengetahui gelagat anak-anaknya. Apakah mereka sudah siap menikah ataukah belum. Jika kita memiliki anak laki-laki yang sudah nampak keinginannya untuk menikah, sering berhubungan dengan wanita; maka kan lebih selamat jika kita segera menikahkannya agar dia tidak terjatuh ke dalam perbuatan zina. Karena bila dinikahkan setelah dia menghamili seorang wanita, maka hal itu akan lebih hina dan akan merusak kehormatan orang tua.
Begitu pula bila dia sudah siap menikah, sudah bisa bekerja walaupun belum selesai kuliah, maka alangkah baiknya bila segera dinikahkan. Jika dia sudah mampu menikah dengan persyaratan diatas (siap menikah dan sudah bekerja – red), maka yang lebih utama adalah menikah daripada melanjutkan kuliah. Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam bersabda " Wahai pemuda, apabila kalian telah mampu menikah maka menikahlah. Dan barangsiapa yang belum mampu maka hendaklah berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu benteng baginya" (HR. Bukhori: 4677 dari Sahabat Abdulloh Radhiyalahu 'anhu)
Imam Nawawi rahimahullah berkata: "bahwa yang dimaksud mampu menikah ialah mampu berkumpul dengan istri dan memiliki bekal untuk menikah." (Fathul Bari 14/293)
Orang tua boleh melarang putranya sementara untuk tidak menikah bila anaknya belum bekerja sehingga ia mendapat pekerjaan. Karena memang sebagai seorang suami, laki-laki wajib mencarikan nafkah untuk istri dan keluarganya. (lihat ath-Tholaq ayat 7 dan an Nisa' ayat 34)
Dan hendaklah anak yang belum mampu menikah dianjurkan untuk menahan dan memelihara dirinya sehingga Alloh subhanahu wa ta'ala memberinya kemampuan menikah. (lihat surat an-Nur ayat 33)
Lain halnya jika anak kita itu seorang wanita. Apabila dia sudah dewasa dan memiliki keinginan untuk menikah yang mana hal itu bisa dilihat dari gerak-geriknya setiap hari dan pergaulannya dengan pria, atau ada laki-laki yang sudah meminangnya sedangkan laki-laki itu orang yang baik aqidah dan akhlaknya, dan putri kita ridho dengannya; maka hendaklah segera dinikahkan. Sebab, anak wanita itu lebih utama untuk cepat dinikahkan daripada melanjutkan belajar. Janganlah menghalangi putri kita untuk segera menikah meski kuliahnya belum selesai. Karena hanya dengan jalan inilah putri kita akan selamat dari perbuatan jahat.
Abu Hatim al-Muzani Radhiyalahu 'anhu berkata: Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
Jika datang kepadamu seorang yang kamu senangi agama dan akhlaknya maka nikahkanlah (putrimu) dengannya. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan dipermukaan bumi ini. (HR Tirmidzi: 1005, dan dihasankan oleh al-Albani dalam Mukhtashor Irwaul Gholil 1/370)
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah tatkala ditanya : "bagaimana hukum orang tua yang menghalangi putrinya yang sudah kuat (keinginannya) untuk menikah tetapi mereka masih menyuruh putrinya melanjutkan kuliah?"
Maka beliau menjawab:" tidak diragukan lagi bahwa orang tuamu yang melarangmu (menikah padahal kamu) sudah siap menikah hukumnya adalah haram. Sebab, menikah itu lebih utama dari pada menuntut ilmu, dan juga karena menikah itu tidak menghalangi untuk menuntut ilmu, bahkan bisa ditempuh keduanya. Jika kondisimu demikian wahai Ukhti! Engkau bisa mengadu ke pengadilan agama dan menyampaikan perkara tersebut, lalu tunggulah keputusannya." (Fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin 2/754)
KESALAHAN ORANG TUA
Dari keterangan diatas diketahui bahwa merupakan sebuah kesalahan orang tua (yaitu) melarang anak laki-lakinya menikah hanya karena belum selesai kuliah, harus punya rumah dulu, harus menyelesaikan pendidikan adiknya dulu, menunggu kakaknya menikah dulu, menanti bila adik perempuannya sudah menikah, harus jadi pegawai negeri dulu, atau harus mencari orang yang sama pendidikannya, sama jabatan atau kedudukannya, sama suku dan adatnya.
Demikian juga merupakan kesalahan orang tua adalah melarang anak perempuannya menikah karena belum bekerja, belum selesai kuliah, kakaknya belum belum menikah, calonnya bukan orang kaya, atau bukan dari keturunan yang terkenal. Ini semua bila diharuskan maka akan menelantarkan anak dan menimbulkan masalah di dalam keluarga, bahkan boleh jadi menjadi penyebab hancurnya rumah tangga.
TUJUAN MENIKAHKAN ANAK
Ketika orang tua ingin menikahkan putra putrinya, hendaknya mereka melurusakan niat. Karena niat sangatlah penting untuk menata kelanjutan berkeluarga. Hendaknya diniatkan untuk mencari menantu yang ahli ibadah dan beraqidah benar karena Alloh subhanahu wa ta'ala semata agar terjalin kehidupan yang mawaddah dan penuh rohmat. (lihat surat ar-Rum ayat 21)
Hendaknya diniatkan untuk menjaga kehormatan diri dan anak dari perbuatan zina dan perbuatan keji lainnya sehingga mendapat pertolongan dari Alloh subhanahu wa ta'ala.
Abu Hurorioh Radhiyalahu 'anhu berkata : Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"Ada tiga golongan manusia yang Alloh berhak membantu mereka, (yaitu) mujahid yang berperang karena membela agama Alloh, budak yang ingin menebus dirinya dari tuannya, dan orng yang menikah karena ingin menjaga kehormatan dirinya." (HR. Tirmidzi 6/214, dihasankan oleh al-Albani dalam Shohih Targhib wa Tahrib 2/192)
Janganlah menikahkan anak hanya dengan tujuan mencari menantu yang kaya dan punya kedudukan, dan gengsi bila memiliki menantu yang miskin dan mempunyai kelas sosial yang rendah.
BAGAIMANA MENIKAHKAN ANAK KITA?
Orang tua yang telah merasakan hidup berkeluarga, hendaknya menjadikan pengalaman pahit dan manisnya berkeluarga sebagai pelajaran bagi anaknya. Hendaknya menasehati anak (terutama anak wanita) sebelum menikahkannya. Sebab, secara umum Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam memerintahkan untuk banyak menasehati para wanita dengan sabdanya:
"Dan berilah wasiat yang baik kepada para wanita" (HR. Bukhori: 4787 dari Abu Huroiroh Radhiyalahu 'anhu)
setelah menikah hendaknya tetap dinasihati, sebagaimana Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam dan para sahabat pun senantiasa memantau putrinya yang sudah menikah.
Jika orang tua melihat anaknya berpacaran, segeralah mengambil sikap. Bila mereka berdua sudah cocok menurut pandangan dienul (agama) Islam dan yang laki-laki juga sudah mampu menikah, maka segera nikahkan.
Akan tetapi, bila salah satunya tidak layak menurut pandangan dienul Islam maka hendaknya orang tua segera memutus hubungan keduanya dengan cara memanggil dan menasehati mereka. Jika perlu, hubungi orang tua anak yang bersangkutan agar urusannya cepat selesai, sambil memantau kesehariannya. Dan anak hendaknya menerima keputusan orang tua yang ingin menyelamatkan anaknya.
Abdulloh bin Umar Radhiyalahu 'anhu berkata: saya memiliki istri dan saya sayang kepadanya. Tetapi Umar (ayahku) membenci istriku seraya berkata : "ceraikanlah istrimu!" Maka akupun enggan menceraikannya. Kemudian Umar datang kepada Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam dan melaporkan hal itu. Lalu Nabi Shollallahu 'Alaihi Wasallam berkata: "Ceraikanlah istrimu!" (HR. Abu Dawud 13/349 dengan sanad yang shohih)
Sebaliknya, jika orang tua menyuruh anaknya untuk memutus hubungan dengan istrinya yang shalihah maka hal itu tidak wajib ditaati. Sebab, itu berarti orang tua telah lalai dan hanya mengikuti hawa nafsunya. Namun, penolakan tersebut diucapkan dengan kata-kata yang lembut. Berdasarkan firman Alloh subhanahu wa ta'ala:
Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya Telah kami lalaikan dari mengingati kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas (QS. Al-Kahfi[18]:28)
Jika anak wanita sudah tiba waktunya menikah, tetapi dia belum punya pilihan, sedangkan orang tua sudah punya pilihan, maka hendaknya orang tua memanggil anaknya dan mengajaknya bermusyawarah, bukan memaksanya menerima pilihannya tersebut.
Jika anaknya janda, orang tua tidak boleh menikahkannya melainkan atas perintahnya. Dan apabila anaknya gadis maka orang tua meminta izin kepadanya; jika ia diam, berarti dia setuju dengan usulan orang tuanya. Ini semua agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelah pernikahan. Abu Huroiroh Radhiyalahu 'anhu berkata: Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"seorang janda tidak boleh dinikahkan kecuali dia sendiri yang menyuruh; dan seorang gadis tidak boleh dinikahkan melainkan minta izin (terlebih dahulu) kepadanya." Mereka bertanya: Wahai Rosululloh, bagaimana(tandanya bahwa) dia telah mengizinkan? Beliau berkata: "apabila dia diam." (HR. Bukhori 16/100).
Sesungguhnya Khonsa' binti Khidzam Radhiyalahu 'anha berkata: sesungguhnya ayahnya menikahkan dirinya sedangkan dia janda, lalu dia tidak menyukai suaminya. Kemudian dia datang kepada Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam, lalu beliau membatalkan pernikahannya. (HR. Bukhori 21/273)
Jika orang tua mempunyai dua pilihan yang sama baiknya, maka hendaknya ditawarkan kepada putri atau putranya dari keluarga yang baik dienul Islamnya. Yang demikian itu akan membantu kelancaran hidup berkeluarga yang baik dari semua pihak insya-Alloh.
Lihatlah kisah Maryam, dia telah melahirkan anak yang sholih, Nabi Isa Alaihissalam, karena bapak dan ibunya adalah orang-orang yang sholih pula.
Wahai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina. (QS. Maryam [19]: 28)
Jika terjadi perbedaan pendapat antara orang tua dan anak dalam memilih, sedangkan masing-masing pilihan sama baiknya; maka hendaknya orang tua mendahulukan pilihan anaknya, karena dialah yang menjalankan hidup berkeluarga dan berhak untuk menentukan pilihannya.
Orang tua hendaknya mengutamakan pilihan orang yang paling baik agama untuk anaknya. Setelah itu boleh memilih kecantikan atau ketampanannya, kekayaannya, kedudukannya atau keturunannya. Yang penting sudah jelas agamanya baik.
"Wanita itu dinikahi karena empat perkara : karena hartanya, kedudukannya, kecantikannya atau karena agamanya (agama Islam). Maka pilihlah wanita yang memiliki agama yang kuat, niscaya kamu akan bahagia" (HR. Bukhori : 4700)
TETAP DIDIKLAH ANAK-ANAK KITA
Sebagian anak yang baru menikah tentu masih banyak membutuhkan didikan orang tua, sebab orang tua tentu lebih banyak pengalamannya. Bahkan, anak yang sudah beberapa tahun menikahpun masih banyak yang membutuhkan didikan orang tuanya. Karena itu, selagi orang tua masih hidup maka mereka tetap wajib mendidik anaknya meskipun anaknya sudah dewasa, atau bahkan sudah berkeluarga sekalipun. Terutama anak wanita yang baru mereka nikahkan, hendaknya banyak mendapatkan nasihat dari orang tua agar dia bisa bergaul dengan suaminya dengan baik dan mampu menunaikan kewajibannya terhadap suaminya. Perhatikanlah Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam bagaimana kesungguhan beliau dalam mendidik anak walaupun sudah berkeluarga.
Sahl bin Sa'ad Radhiyalahu 'anhu berkata : Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam datang ke rumah Fatimah, tetapi beliau Shollallahu 'Alaihi Wasallam tidak menjumpai sahabat Ali Radhiyalahu 'anhu (menantunya). Lalu beliau Shollallahu 'Alaihi Wasallam bertanya (kepada Fatimah, putrinya): "Dimana anak pamanmu (Ali)?" Fatimah berkata : Dia sedang ada masalah dengan aku, lalu dia menjauhiku dan keluar, tidak mau tidur siang bersamaku. Lalu Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam menyeru seseorang : "lihat, dimana dia!" Lalu iapun datang dan berkata : wahai Rosululloh, dia tidur di masjid. Lalu Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam mendatanginya sedangkan dia Radhiyalahu 'anhu sedang berbaring dan selendangnya terlepas dari lambungnya sehingga badannya terkena debu, lalu Rosululloh mengusapnya seraya berkata : "Wahai Abu Turob, bangunlah! Wahai Abu Turob, bangunlah!" (HR. Muslim 12/135)
Ali bin Abu Tholib Radhiyalahu 'anhu mengabarkan : sesungguhnya Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam membangunkannya dan Fatimah, putri Nabi Shollallahu 'Alaihi Wasallam, pada suatu malam seraya bertanya: "tidakkah kalian berdua sholat malam?" Lalu aku (Ali bin Abu Tholib) berkata: Wahai Rosululloh! Jiwa kami ditangan Alloh. Jika Alloh menghendaki kami bangun maka kami akan bangun. Ketika kami bicara demikian, maka beliau Shollallahu 'Alaihi Wasallam pun berpaling dan beliau Shollallahu 'Alaihi Wasallam tidak membantahku sedikit pun. Lalu aku mendengar beliau ketika berpaling sambil memukul pahanya membaca ayat :
Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. (QS al-Kahfi [18]: 54) (HR. Bukhori 4/288)
Subhanalloh, alangkah baiknya akhlak dan perangai Rosululloh Shollallahu 'Alaihi Wasallam sebagai mertua. Menantunya dicari, dikasihani dan disayangi, serta dibersihkan debu yang mengenai badannya. Begitu besar jerih payah beliau Shollallahu 'Alaihi Wasallam ketika keluar malam hari bermaksud baik membangunkan anak dan menantunya agar menunaikan sholat malam. Meski jawabannya cukup menusuk perasaan, beliau Shollallahu 'Alaihi Wasallam sebagai mertua tidak marah dan tidak putus asa. Inilah suri tauladan orang tua yang baik kepada anak dan menantunya. Alangkah indahnya bila sebagai orang tua yang tatkala anaknya bermasalah dengan menantunya ia meniru jejak beliau Shollallahu 'Alaihi Wasallam, sehingga menantu akan bertambah senang insya-Alloh.
Semoga nasihat ini membantu para orang tua untuk menolong anaknya agar selamat dari fitnah syahwat yang haram sehingga bisa menghindarkan diri dan keluarganya dari adzab Alloh subhanahu wa ta'ala.
~DA'WAH AL HANIF~
sumber :https://id-id.facebook.com/Yayasan.Alhanif/posts/296591560443351